Membangun Sistem HRD

Membangun sistem hrd merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi perusahaan termasuk juga bagi perusahaan kelas UKM. Jika kita bayangkan sebuah bisnis dengan jumlah karyawan 5 orang saja, maka pasti diantara 5 orang karyawan tersebut memiliki pembagian tugas dan tanggung jawab. Kami dari PT Inovasi Sigma Perkasa telah memiliki pengalaman lebih dari 7 tahun dalam kegiatan pelatihan hrd dan juga membantu Perusahaan dalam implementasi sistem hrd.

Kami di tahun 2017 , meluncurkan program bernama Jasa Hrd Expert untuk membantu perusahaan dari level UKM dalam mengimplementasikan sistem HRD. Posisi kami sebagai konsultan HRD diawali dengan berdiri pada tahun 2011 sebagai lembaga pelatihan kemudian kami menjadi konsultan hrd dan kemudian mengeluarkan Program bernama Jasa HRD Expert untuk lebih dekat lagi kepada client dalam membantu client kami bahkan dari level UKM di dalam upaya membangun sistem HRD seperti membantu menyusun SOP (Standard Operating Procedure), membuatkan Position Description yang sudah lengkap dengan Key Performance Indicator nya dan juga mengkader 1-2 orang dari management untuk mejadi HRD Manager.

Kami terdisi dari 3-5 orang konsultan hrd secara bergantian datang ke client Jasa HRD Expert dengan keahlian yang berbeda-beda dan membantu client untuk mengimplementasikan sistem HRD yaitu meliputi Performance Management System, Competency Based Human Resource Management dan tentu termasuk di dalamnya adalah Employee Relation.

Kami secara rutin juga masih menjalankan pelatihan HRD yaitu diantaranya adalah Program Pelatihan Human Resource Professional Certification yang sudah dilengkapi dengan Uji Sertifikasi dan kami bekerjasama dengan lembaga sertifikasi profesi dibidang hrd yaitu LSP MSDM Indonesia dan kami juga telah menjalankan ini di beberapa perusahaan terutama di BUMN.

Membangun sistem HRD pada umumnya adalah membutuhkan waktu 4-5 tahun sehingga proses ini bukanlah sebuah proses yang mudah seperti membalikkan telapak tangan. Proses awal yang biasanya kami lakukan adalah membuat Business Process, Menyusun Standar Operating Procedure, Mengimplementasikan Sistem Rekrutmen dan juga Performance Management System, Tahap selanjutnya adalah kami akan membuatkan Kamus Kompetensi dan Standard Kompetensi Jabatan dan kemudian kami menutup semua pekerjaan kami dengan membuatkan sistem Remunerasi, sistem Training dan sistem Karir. Implementasi membangun sistem hrd ini akan semakin mudah dijalankan jika ada komitmen dari pemilik perusahaan dan juga Direktur di dalam meng-eksekusi apa yang telah kami delivery. Dan tentunya sangat ditentukan oleh kesungguhan dari Top Management didalam menyelesaikan semua tahapan sehingga menjadi mudah untuk terimplementasi. Implementasi ini tentu tidak terlepas dari peran Manager yang ada di level 1 atau level 2 dan merekalah yang akan mensosialisasikan dari setiap sistem yang akan di jalankan. Jika Manager tidak peduli terhadap perusahaannya maka akan semakin rumit untuk menuntaskan pekerjaan ini.

Membangun sistem hrd tidak lah semudah kita membaca teori dari buku mengenai tugas dan peran seorang hrd. Mengapa demikian? Peran hrd dan tanggung jawabnya juga harus dimiliki oleh semua Manager dan bahkan di level Supervisor maka dari itu, akan ada pelatihan bernama HR for Non Hr yang harus diikuti oleh semua karyawan di level Supervisor dan Manager sehingga mereka bisa memahmi bahwa tugas membangun sistem hrd juga merupakan tugasnya dan mengapa di dalam jabatan sebagai seorang Supervisor atau Manager selalu ada tugas untuk melakukan Coaching dan Mentoring dan juga Developing Others? yup betul. Itulah sebabnya seorang Supervisor dan Manager mendapatkan gaji yang lebih tinggi dari level staff adalah karena peran untuk membangun sistem hrd.