Human Resources Business Partner

Human Resources Business Partner

Semakin pesatnya tantangan dunia dalam era globalisasi ini, pengelolaan SDM tidak mampu lagi hanya ditopang oleh hanya kecakapan administrative (administrative expert) , tetapi harus mampu menunjukan daya saing yang tinggi terhadap sumber daya manusianya Saat ini kenyataan yang muncul adalah keseragam-an produk, kualitas, dan kapasitas relatif sama antara satu dengan perusahaan lain Posisi Human Resource menjadi strategis dalam menunjukan competitiveness perusahaan

Dalam lingkungan bisnis yang kompetitif saat ini Praktisi HR ditantang untuk lebih banyak berkontribusi dalam pertumbuhan & kesukses-an organisasi dengan menerapkan kaidah menghasilkan lebih banyak dengan sumber daya yang lebih sedikit

Salah satu peran utama praktisi HR dimasa de-pan menurut Dave Ulrich (1997) yaitu menjadi business partner melalui pengembangan strategi HRM Dari buku HR Champions (1996) & Tomorrow’s HR Management (1997), Dave Ulrich meletakkan dua konsep yang berhasil meredefinisi peran HR dan paradigma tentang pengelolaan SDM di saat ini

Pertama, departemen SDM harus memainkan empat peran, yakni: Strategic Partner, Adminis-trative Expert, Employee Champion, & Change Agent

Konsep ini menekankan pada pentingnya depar-temen SDM untuk memainkan peran-peran yang strategis dalam pertumbuhan bisnis perusahaan. Kedua, pengelolaan SDM adalah urusan semua pimpinan, khususnya manajer lini Konsep ini me-nekankan bahwa pengelolaan SDM bukan menjadi menjadi tanggung jawab departemen SDM saja tetapi juga menjadi tanggung jawab manajer lini sebagai orang yang paling mengerti tentang unit kerjanya

Kedua konsep ini akhirnya diimplementasikan oleh banyak perusahaan dan kini sudah menjadi praktek yang umum Contoh sederhana dari implementasi kedua konsep tersebut adalah pembentukan posisi ‘Human Resource Business Partner’ atau HRBP

Workshop yang responsif terhadap kebutuhan or-ganisasi, dan dilengkapi dengan toolkit menawar-kan dukungan untuk departemen SDM tergantung pada kebutuhan mereka, sebagai berikut

  • Menciptakan visi untuk SDM
  • Pemetaan dan analisis Stakeholder
  • Menilai kesiapan SDM
  • Mempertimbangkan outsourcing
  • Mengidentifikasi & pemetaan proses SDM
  • Menilai peran SDM saat ini
  • Mengidentifikasi peran SDM di masa depan
  • Keterampilan yang dibutuhkan Peserta
  • Manajer dan staf Human Resource.
  • Manajer dan staf Bagian Training.
  • Manajer dan staff Non HR

Facilitator :

Abisetyo Widodo, SE, MBA

Beliau adalah Master of Business Administration in International Business University of Southern California,  Los Angeles Telah ber-karir menjadi konsultan dalam bidang management strategic dan management SDM lebih dari 30 tahun, setelah sebelumnya sebagai dosen di Prasetiya Mulya Graduate School of Management, Jakarta (1983) dan sebagai praktisi di Strategic Human Resources Advisor for PT BHP Coal / Arutmin Indonesia, Balikpapan BHP or Broken Hill Proprietary is an Australian coal-mining company and it is the biggest in the industry Juga  Associate Faculty Member of AMA Indonesia, an UK Cavendish affiliated academy of management

Investasi : Rp 4,500,000 / peserta